Proyektor Sederhana
Dewasa ini perkembangan teknologi informasi dan komunikasi semakin maju dengan pesat. Kita sebagai pendidik dituntut untuk dapat memanfaatkan kemajuan teknologi guna meningkatkan kompetensi dan pengabdian. Tentunya penggunaan teknologi juga harus diikuti dengan pendampingan dan pengawasan baik oleh orang tua maupun guru. Pengembangan mental dan spiritual peserta didik juga diperlukan sebagai benteng dalam mencegah berbagai pengaruh negatif perkembangan teknologi.
Disisi lain, perkembangan teknologi secara umum sekarang ini hanya dapat diikuti oleh orang-orang yang mampu secara ekonomi, yang biasanya berada di kota-kota besar di Indonesia. Di daerah-daerah pinggiran ataupun di pedesaan sedikit yang mampu mengikutinya. Bahkan sebagian besar Sekolah Dasar hanya memiliki sebuah perangkat Komputer Dekstop, sebuah Laptop dan Printer. Sedangkan perangkat LCD proyektor masih jarang dimiliki.
Oleh karena hal tersebut, guru dapat mencoba membuat karya yang sederhana dengan memodifikasi berbagai peralatan yang ada disekitar kita, namun dapat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas pembelajaran,salah satunya adalah proyektor sederhana.
IDE DASAR
Proyektor Sederhana ini merupakan sebuah modifikasi dari Proyektor OHP yang dahulu sering dipergunakan untuk media pembelajaran, tetapi sekarang ini sudah digantikan fungsinya oleh LCD proyektor yang lebih canggih. Proyektor OHP hanya bisa menampilkan gambar hasil transparansi pada media plastik bening, dengan gambar/tulisan berwarna gelap, sehingga Proyektor OHP dinamakan teknologi hitam putih.
Sedangkan LCD proyektor lebih canggih, karena langsung terhubung dengan laptop atau computer, bahkan smartphone, sehingga lebih praktis disisi penggunaannya. Bahkan LCD proyektor bisa memutar video atau gambar bergerak layaknya bioskop, oleh karena itu teknologi LCD proyektor sudah menggantikan Proyektor OHP secara penuh.
Namun teknologi proyektor, baik OHP maupun LCD tidaklah bisa dinikmati oleh semua orang. Tidak semua satuan pendidikan memiliki perangkat LCD proyektor, kalaupun sudah mempunyai dimungkinkan jumlahnya yang terbatas.
Oleh karena itu penulis berinisiatif untuk membuat proyektor sederhana, dengan memodifikasi teknologi OHP namun bisa menghasilkan gambar proyeksi yang berwarna. Walaupun tentunya proyektor sederhana ini merupakan downgrade dari LCD proyektor, karena hanya bisa menampilkan gambar, tidak bisa memutar film, video atau gambar bergerak.
Selain bisa digunakan sebagai media pembelajaran, proyektor sederhana ini juga sebagai peraga alat optik, karena proyektor merupakan benda optik yang memanfaatkan cahaya, lensa dan cermin di dalamnya.
RANCANGAN PROYEKTOR SEDERHANA
Proyektor Sederhana ini terinspirasi Proyektor OHP dan merupakan hasil modifikasi. Pada awalnya kami ingin membuat Proyektor Sederhana dengan skema sama persis dengan OHP, tetapi dikarenakan peralatan untuk membuat OHP sangat banyak, seperti perlunya lensa fresnel yang sult didapatkan dan cahaya lampu yang ada tidak bisa menembus kertas putih, akhirnya kami modifikasi proyektor sederhana ini dengan sistem kerja yang baru.
Sistem kerjanya sangat sederhana, hanya menerangi gambar yang ada pada bagian atas proyektor tanpa harus menembus gambar tersebut, sehingga guru tidaklah kesulitan dalam membuat media gambar, karena tanpa perlu proses transparansi.
Kemudian gambar yang diterangi lampu dibelokkan/dipantulkan oleh cermin datar yang ada pada bagian dalam proyektor. Cermin datar yang diatur dengan kemiringan 45o sanggup memantulkan bayangan gambar ke kaca pembesar/lup.
Kaca pembesar/lup berfungsi memperbesar bayangan yang ada pada layar. Untuk mendapatkan fokus, antara cermin datar dengan kaca pembesar harus bisa diatur jaraknya.
PROSES PEMBUATAN PROYEKTOR SEDERHANA
Alat dan Bahan
- Alat yang dibutuhkan seperti :
- Penggaris
- Gunting
- Cutter
- Gergaji
- Obeng
- Bahan yang diperlukan adalah :
- Papan / triplek
- Kayu
- Lampu dan kabel
- Saklar dan stop kontak
- Kaca / cermin
- Lup / kaca pembesar
- Pipa paralon
- Plastik mika
- Isolasi / Lakban
- Lem tembak
- Double tape
Cara Pembuatan
- Siapkan kotak proyektor dengan membuat sebuah balok yang berukuran panjang 40 cm, lebar 25 cm dan tinggi 25 cm dari beberapa papan/kayu, atau triplek (bisa membuat sendiri atau meminta bantuan tukang kayu)
- Lubangi bagian depan kotak dengan bentuk lingkaran yang berdiameter 10cm atau disesuai dengan kaca pembesar/lup yang digunakan, dengan ukuran sedikit longgar sehingga mudah diputar untuk mengatur fokus.
- Pasang kaca pembesar pada sebuah pipa paralon yang ukurannya sesuai dengan lup, untuk lup dengan diameter 9,5 cm bisa menggunakan pipa paralon 3 dim.
- Letakkan cermin datar berukuran 25 cm x 28 cm dengan sudut kemiringan 45o di dalam kotak kayu.
- Pasang beberapa buah lampu di dalam kotak proyektor dan siapkan kabel berikut saklar dan stop kontaknya.
- Siapkan tutup kotak dari sebuah triplek/kayu yang sudah diberi engsel dan buatlah sebuah kantong menggunakan mika bening, untuk menempatkan gambar yang akan diproyeksikan.
APLIKASI DALAM PEMBELAJARAN
Proyektor sederhana dapat dipergunakan sebagai peraga alat optik karena di dalamnya terdapat lensa dan cermin. Sebagai media pembelajaran karya ini dapat langsung diaplikasikan selama terdapat sumber listrik dan ruangan yang sedikit gelap.
Dalam mempersiapkan media gambar yang akan diproyeksikan juga tidaklah rumit, cukup mencetak gambar menggunakan printer, pada kertas HVS. Adapun ukuran gambar yang dapat ditampilkan proyektor sederhana ini adalah setengah HVS, jadi satu lembar kertas HVS bisa dipergunakan untuk dua buah media gambar. Untuk jenis gambarnya bisa menggunakan gambar berwarna ataupun gambar hitam putih.
Cara penggunaan proyektor sederhana :
- Letakkan proyektor sederhana di depan layar atau tembok, dengan jarak 2 sampai 3 meter.
- Colokkan stekker pada stop kontak listrik yang tersedia.
- Masukkan media gambar yang sudah dipersiapkan ke dalam kantong mika yang terletak pada tutup kotak proyektor.
- Pasang tutup proyektor kemudian nyalakan
Atur fokus secara manual dengan meletakkan proyektor sedemikian rupa atau putar pipa yang terdapat kaca pembesar secara perlahan sambil didorong atau ditarik. Proyektor Sederhana ini biasa kami pergunakan sebagai Media Pembelajaran SBK, untuk menampilkan contoh gambar atau hasil gambar peserta didik.







